Cara Membuat Kebiasaan Merawat Kulit Menjadi Ritual Yang Membahagiakan

Let’s Talk About Beautiful Skin As A Deep & Meaningful Self Care,
Shall we…

Ketika SD,
Saya masih ingat dikasih Beautiful Doa dari guru mengaji saya untuk selalu ingat membacanya ketika bercermin. Dan doa ini selalu saya panjatkan, ketika saya melihat refleksi saya di kaca (pun hingga saat ini, lebih dari 30 tahun kemudian).

“Ya Allah, Baguskanlah Kejadianku, Dan Baguskanlah Akhlakku, Dan Haramkanlah Diriku Dari Api Neraka”

Berefleksi tentang Kecantikan Kulit dan Self Care
Entah siapa yang merangkum doa itu, benar-benar tahu bahwa berkaca yang artinya merawat kecantikan kita termasuk kulit itu berefleksi, dan memberikan statement ke diri sendiri bahwa kita merawat diri, memeliharanya, menourishnya, Dan Mengharamkannya dari Api Neraka, coba pikir itu, lebih dalam, Neraka juga punya artian bahwa kita tidak ingin tubuh kita sakit dan terluka apalagi ngomongin kecantikan kulit, kita nggak mau punya kulit yang tidak cantik kan.

Sekarang ayo ngomongin tentang apa yang kita lakukan demi punya kulit cantik.
Pil Supplemen?
Skincare dengan quick fix
alias iklannya pasti ngasih tahu “berapa lama produk ini memberikan hasil” Andai kamu tahu kulit kita itu unik, nggak bisa disuruh-suruh untuk bisa begini dan begitu dalam jangka waktu, kamu pasti kasihan sama kulit. Saya seriusan capek klo ditanyain seperti ini tentang produk GMS, sebagai formulator saya paham dengan trial dalam kurun waktu untuk memberikan hasil, tapi karena juga saya tahu pada kenyataan di luar lab, hal ini tidak bisa jadi patokan, saya nggak ingin kalian bergantung pada hal tersebut. Kulitmu akan terbantukan dari produk yang kamu pakai, dan cepat atau lambatnya juga akan tergantung respon tubuhmu dan kondisi kulitmu, dan ritual skincaremu meski memang grade skincare itu akan sangat menentukan seberapa efektif dia membantu masalahmu.

Ada 1 hal yang sering ketinggalan dan sering disepelekan (lebih parah lagi dilupakan)
Yaitu Menjaga rutinitas atau kebiasaan merawat kulit secara konsisten.


Sepertinya, hal yang justru paling mendasar (selain apa yang kamu makan) ini tidak benar-benar kita inginkan, padahal, ini dia yang jadi salah satu “self care” gimana mau ngaku merawat diri, kalau “action” merawat dirinya tidak dilakukan secara konsisten?

Mungkin kita harus merubah dari membuat kebiasaan merawat diri untuk punya kulit cantik dengan dimulai dari benar-benar menginginkannya dulu
Dimulai dari mencari akar permasalahannya dulu, apa yang membuat kita tidak benar-benar ingin merawat kulit secara konsisten? Entah itu karena merawat kulit jaman modern itu rumit (lewat banyaknya produk yang ditawarkan oleh pasar), atau kita lebih mementingkan kegiatan lain, kulit cantik bukan yang saya mau, tapi saya sebenarnya tergugah untuk punya kulit cantik karena IG feeds saya isinya kulit flawless semua.

Setelah kita tahu,
Sekarang kita cari solusi akar permasalahannya
Misal, jika itu rumit, kita cari cara lain merawat kulit yang lebih mudah, yang sesuai dengan keunikan kita. Mungkin Sesederhana dengan pembersih, pelembab ?
That will do for sure…

Nah kalau sudah dapat solusinya,

Barulah kita buat kebiasaan baru.
Dan untuk bikin kebiasaan barumu lebih melekat..lebih awet..
Coba pikir untuk membuatnya sebagai ritual..


Habit/Kebiasaan
dan
Ritual

Keduanya saling bersinggungan
Tapi ritual itu berakar di hati yang membuatnya menjadi sakral dan InshaAllah akan memberikan hasil yang lebih baik dan mendalam kebahagiannya.

So Girls,
Bagaimana caramu merawat kecantikan kulit yang konsisten?
Karena hanya dengan konsisten yang akan membuahkan hasil kulit cantik kita.



Leave a Comment