Perbedaan antara menghidrasi “hydrating dan melembabkan “moisturizing” dan kenapa idealnya kamu melakukan keduanya

By / 29th May, 2020 / Beauty / No Comments

Kulit yang benar-benar sehat terhidrasi dengan baik, lembab dan memiliki cahaya alami. Ketika kulitmu berada dalam kondisi ini, Kamu akan mendapati kulit yang dewy dan glowing kalau bahasa kekiniannya, itu kan yang ingin kita dapatkan?

Kita menyadari hal ini tetapi ketika kita melihat ke cermin, kata bercahaya tidak selalu muncul di benak kita. Mengapa?

Inti dari masalah ini bisa jadi karena kita mengasumsikan bahwa hidrasi dan pelembab adalah sama. Melembabkan sebenarnya adalah dua tindakan berbeda yang menciptakan hasil yang sangat berbeda pada kulit, namun keduanya digunakan secara bergantian setiap saatnya untuk menciptakan kombinasi yang diharapkan di kulit.

hidrasi kulit

Apa perbedaan antara hydrating vs moisturizing? Atau bahasa mudahnya menghidrasi dan melembabkan.
Kita pahami dulu ilmu di balik apa yang dibutuhkan kulit dan mengapa saja jelaskan bagaimana cara kerja kulit untuk menyeimbangkan dirinya dan akhirnya kalian bisa mendapatkan kulit sehat bercahaya, lembab, kenyal, dan terhidrasi.

HIDRASI
Hidrasi biasanya terhubung dengan jumlah air yang kita minum. Demikian pula, melembabkan kulit mengacu pada menjaga kadar air di dalam kulit. Namun kulit yang terhidrasi dicapai secara berbeda dari air minum. Iya, air minum memang bisa membantu, tetapi ini bukan satu-satunya hal yang perlu kita lakukan untuk mempertahankan kadar air dalam sel-sel kulit kita.

Pentingnya kulit terhidrasi
Ketika sel-sel kulit terhidrasi dengan baik, maka kulit akan membengkak menjadi plumpy atau kenyal dan memantulkan cahaya secara efektif. Jika air mengalir keluar dari sel kulit kemudian akan menjadikan kulit dehidrasi dan dapat mengerut, yang menyebabkan kulit terlihat kusam atau wajah terlihat kurang bersemangat. Bayangkan sel-sel kulitmu adalah balon air mini. Dalam keadaan tersehat, balon penuh air, keras, melenting, kenyal, plumpy dan memantulkan cahaya.

Sekarang bayangkan balon mini ini memiliki kebocoran kecil di mana airnya terus-menerus terlepas. Apa yang terjadi pada balon? Balon akan kehilangan bentuknya yang bulat, tidak plumpy dan karena air semakin merendah, balon mengerut dan menjadi kusam.

Bahkan jika kita menemukan kebocoran dan menambalnya, kulit masih membutuhkan “infus” tambahan air segar untuk mengisi kembali apa yang hilang. Selain itu, perlu dukungan untuk menahan air agar tidak terjadi kebocoran lagi.

Nah disinilah hydrator kulit masuk ke perawatan kulit kita, alias kita butuh hydrator atau produk yang fungsinya untuk menghidrasi kulit.

di bawah ini adalah contoh hydrator

hydrator alami

Bahan yang Melembabkan Kulit
Pilihan yang jelas dan mendasar untuk masalah hidrasi kulit adalah dengan meningkatkan kelembaban di udara di sekitar kulit. Kita dapat meningkatkan level air di udara di sekitar kita dengan pelembab udara, mist. Pengambilan kelembaban eksternal lainnya adalah dengan cara eksfoliasi kulit untuk membantu mengisi kembali kulit yang dehidrasi.

Penting untuk dicatat bahwa jika kulit dalam kondisi yang buruk maka akan sulit menahan air dan kamu akan segera merasa dehidrasi sekali lagi. Untuk membantu kulit menahan air, humektan datang untuk menyelamatkan kulitmu.

Apa itu Humektan?
Humektan adalah zat yang menyerap air dari udara atau lapisan kulit di bawahnya dan menarik molekul-molekul itu ke permukaan kulit. Ini memungkinkan kulit mempertahankan kelembaban dan dapat membantu bahan perawatan kulit topikal lainnya agar bekerja lebih baik. Beberapa humektan alami diantaranya lidah buaya, madu, dan hyaluronic acid.

Hyaluronic acid sangat istimewa karena dikenal mampu menahan 1.000 kali beratnya dalam air, secara efektif membuat kulit kenyal plumpy dan membantu menjaga kadar air dalam sel-sel kulit. Kulit kita sudah memiliki hyaluronic di dalamnya tetapi kadar ini akan berkurang seiring dengan paparan kulit terhadap sinar matahari dan usia sehingga penting untuk mengisi bahan yang mengandung air ini untuk kesehatan dan kecantikan kulit yang optimal.

Untuk mendapatkan kulit yang terhidrasi dengan baik, penting untuk memasukkan hal-hal di atas dalam perawatan kulit harianmu.

3 Cara untuk melembabkan kulit Anda
1. Minumlah banyak air
Jika kamu minum kafein atau alkohol, minumlah lebih banyak air. Saya menemukan bahwa saya memerlukan aplikasi untuk membantu tercukupi konsumsi air saya. Sesederhana membuat tanda minum air untuk dilingkari di planner harian.

2. Gunakan Mist ke wajah
Bawalah sebotol kecil hydrosol di tasmu untuk melembabkan wajah sepanjang hari kapanpun terasa dibutuhkan. 

Catatan: Hindari hydrosol atau mist yang mengandung alkohol. Ini dapat mengeringkan kulit dan justru berbalik dengan tujuan dari peningkatan hidrasi ini.

3. Gunakan Serum atau pelembab ringan setiap hari

MOISTURISING
Jika kamu mengonsumsi air secara teratur, kamu sudah melakukan tip hidrasi di atas, dan kulitmu masih kering, bersisik, terasa kencang atau kusam, maka kamu mungkin perlu meningkatkan penggunaan pelembab.

Kulit kering, kusam, kencang berarti kulitmu tidak menghasilkan cukup sel lipid sendiri. Ingat balon air kecil dengan kebocoran lambat? Nah, kebocoran itu terjadi ketika kelembaban minyak kulitmu tidak pada tingkat optimal.

Apa itu pelembab?
Pelembab penggambarannya adalah alat yang dapat menutup kebocoran dan mencegah kulit kehilangan air. Pelembab efektif mengunci kelembaban dan membangun penghalang pelindung kulit. Hal ini kemudian mencegah hilangnya air dan pada akhirnya menjaga kulit tetap lembut dan halus.

Pada akhirnya semuanya kembali untuk mencegah kehilangan air dan mengisi ulang ke kebutuhan air yang paling ideal untuk kulit yang sehat dan indah. Tubuh kita terdiri dari 50-75% air tergantung pada usia, berat dan massa otot. Jadi, menjaga kadar air sangat penting bagi kesehatan kita.

Memilih pelembab yang tepat
Kemungkinan besar kamu sudah memiliki pelembab di rumah. Jika pelembabmu tidak berhasil, itu mungkin karena pelembab tersebut tidak mengandung hal yang kamu butuhkan. Ada banyak jenis minyak alami yang bisa kamu gunakan, atau formulasi face oil seperti koleksi Green Mommy Shop.

Saat menggunakan minyak sebagai pelembab , saya sarankan mencari formulasi campuran yang terbaik.

moisturizer alami

Hydrator vs moisturizer?

Seperti yang telah kalian pahami, hydrator dan pelembab memiliki peran dasar yang sama dalam perawatan kulit. Keduanya bertujuan untuk menjaga kadar air di kulitmu optimal. Namun, mereka mencapai hal tersebut dengan sangat berbeda dan keduanya dibutuhkan.

Ketika pelembab dikombinasikan dengan hydrator disetiap harinya, kulitmu dapat mempertahankan tekstur yang kenyal, plumpy dan menarik yang menarik air ke dalam sel-sel kulitmu dan membentuk lapisan pelindung yang kuat untuk mengunci kelembapan. Ketika kulit didukung oleh kedua fungsi ini secara optimal, kulit akan menjadi bersinar dan, yang paling penting, fungsi kulit yang sehat adalah hasilnya.


Leave a Comment