culinary
culinary

Culinary Essential Oils Kit

Rp292,793

If you like our product please share with your friends, Thank you

Email

Essential oil blend ini seperti rempah setaman dalam setiap tetesnya. Bisa digunakan sebagai tambahan pada makanan, seperti sup, keluarga kari, salad, juga di minum dengan madu, jadi teh rempah, hingga untuk di hirup dari botol, diffuser atau untuk campuran minyak pijat. Semua minyak yang kami gunakan di produk ini ada di daftar FDA dengan kategori GRAS.

Ukuran setiap botol: 5ml essential oil

Isi kit:
1.Peppermint (Mentha peperita) Essential Oil – Cocok untuk minuman atau makanan segar, untuk cookies, cakes/baking. Tahan pada suhu panas pemasakan.
2.Ginger (Zingiber officinale) Essential Oil – Menyegarkan pernapasan, menghangatkan tubuh, cocok untuk makanan Asia. Bisa ditambahkan pada selai, saos dan madu.
3.Cilantro (Coriander sativum) Essential Oil – Aroma makanan Indonesia jarang tanpa kehadiran ketumbar. Ditambahkan ke makanan kari sayuran dan hewani. Dan digunakan juga pada makanan Meksiko seperti guacamole, fajitas, sup, dll.
4.Vanilla (Vanilla planifolia) Essential Oil – Kebanyakan vanilla ekstrak di pasaran adalah vanilla sintetis dan atau beralkohol. Vanilla essential oil jadi pilihan kami for anything with vanilla!
5.Turmeric (Curcuma Longa) Essential Oil – Siapa yang tidak tahu kunyit. Bumbu tradisional Asia yang jadi bumbu wajib masyarakat Indonesia. Dari untuk membumbui makanan hewani seperti ikan, daging untuk marinasi hingga untuk teh dan minuman jamu.
6.Basil (Ocimum bascilicum) Essential Oil – Pizza, spaghetti anyone? Aroma bumbu Eropa satu ini sudah tidak asing lagi untuk masyarakat Indonesia.
7.Coffee (Coffea arabica) Essential Oil – A way to bring your coffee experience baik itu pada cake, ice cream to the new level! Coffee essential oil is caffeine free! Coba buat Mocha latte dengan essential oil 😉 anyone up for a challenge?

Cara Pakai
Penggunaan Essential oil sendiri dikategorikan sebagai “Purview” dalam regulasi FDA (food and drug administration dari Amerika Serikat), dan label yang diberikan adalah “GRAS” atau Generally Recognize as Safe (aman pada umumnya). Seperti pada industry perasa, mereka menggunakan essential oil seperti bergamot, vanilla, peppermint untuk meningkatkan aroma dan rasa ke berbagai produk seperti minuman, teh, dll. Dan pada industri kesehatan, para praktisi kesehatan menggunakan essential oil dari hasil ekstraksi yang lebih baik yaitu menggunakan metode CO2 atau super critical extract.
Kita semua bisa berpegangan pada daftar yang dikeluarkan oleh FDA untuk daftar essential oil yang aman untuk dikonsumsi, meski ada banyak lainnya yang belum dimasukkan ke dalam daftar (karena daftar berdasarkan essential oil yang lazim dipergunakan di Amerika Serikat). Rata-rata dari essential oil yang murni, organic, dan didistilasi (bukan absolute) adalah aman untuk dikonsumsi. Banyak diantaranya adalah dari tanaman yang sudah kita kenal secara turun temurun untuk konsumsi dan obat P3K dapur kita di Indonesia, seperti kopi, coklat, ketumbar, mawar, chamomile, kunyit, sereh, anis, kayumanis, kapulaga, temulawak, dan masih banyak lainnya.

Berbagai cara menggunakan essential oil kuliner & di luar kuliner :
Salad: campurkan 1/2 – 1 tetes
teh: campurkan 1/2 – 1 tetes ke 1 gelas teh
syrup: campurkan 1/2 – 1 tetes ke 1 sdt- 1 sdm madu
makanan kari/sup: tambahkan 1/2 – 1 tetes masakan sebelum di angkat dari api
konsumsi VCO/minyak zaitun: tambahkan 1/2 – 1 tetes ke 1sdm VCO/minyak zaitun
diffuser: tambahkan 1-2 tetes
essential oil burner/tungku essential oil: tambahkan 1-2 tetes
steam/uap: tambahkan 1 tetes ke baskom berisi air hangat
bisa langsung dihirup dari botol
minyak pijat: tambahkan 1 -2 tetes ke 30ml minyak pijat
salt inhaler: tambahkan 1 tetes untuk pemakaian 1-3 hari
penyegar pernapasan: tambahkan 1 tetes ke VCO atau minyak zaitun
dry brush/stimulasi sistem limpatik: tambahkan 1 tetes ke telapak tangan, sikatkan sikat tubuh/loofah ke minyak pada telapak tangan sebelum disikatkan ke tubuh